Shepta, demikian nama gadis cantik kelahiran September 1989 ini akrab dipanggil. Sosoknya yang ceria, humoris, dan penuh semangat ini menjadikannya sebagai pribadi yang mudah bergaul di Magistra Utama Madiun. Shepta juga memiliki kepandaian berkomunikasi di atas rata-rata peserta program yang lain seangkatannya. Prestasi yang dimilikinya juga tidak sedikit. Antara lain ia pernah menjadi bintang radio Madiun semasa sekolah. Alumni SMK Negeri 4 Madiun ini memiliki bakat seni yang luar biasa. Di samping aktif menjalani proses pendidikan & pelatihan di Magistra Utama, ia juga sering mengikuti audisi tarik suara ataupun kegiatan kesenian lainnya. Kegiatan On The Job Training atau magang dijalani Shepta di PT INKA MADIUN. Di perusahaan inilah ia mendapat banyak kesempatan untuk unjuk keterampilan. Terbukti, setelah masa magang berakhir, ia dipanggil kembali untuk mengisi posisi Staff Purchasing dan pengadaan di perusahaan tersebut. Padahal, saat itu ia juga baru saja diterima bekerja di koperasi PT Pos Madiun. Demikianlah, sosok Shepta yang luar biasa menjadikannya sebagai lulusan terbaik Magistra Utama Madiun tahun 2008/2009. Mau sukses ikuti jejak saya.
BERSAMA MU, HARAPAN ORANG TUA TERWUJUD
Tyas memutuskan dengan mantap untuk belajar di Magistra Utama setelah lulus dari SMA Hangtuah 1 Surabaya, meskipun semula kedua orangtuanya berharap Tyas dapat melanjutkan ke peruguruan Tinggi. Maklum, kedua orang tuanya adalah seorang polisi ditambah lagi sebagian besar teman Tyas kuliah ke perguruan Tinggi. Tyas berjuang keras selama di Magistra Utama supaya harapan kedua orangtua dapat tercapai.
Tyas sangat menghargai waktu, oleh karena itu di sela-sela belajar di Magistra Utama Tyas juga menjadi SPG freelance di PT. MAS.
Tyas sangat proaktif setiap ada informasi dan kesempatan kerja dari Bursa Kerja Khusus Magistra Utama. Saat ada informasi lowongan kerja di Bank NISP, Tyas langsung mendaftarkan diri di Bursa Kerja Khusus Magistra Utama ‘Kesempatan Tidak Akan Datang Kedua Kali'
Persaingan untuk menjadi teller di Bank NISP tentu tidak mudah. Tyas harus bersaing dengan lebih dari 200 pelamar dan sebagian besar diantara mereka lulusan D3/S1 dari Perguruan Tinggi.
Betapa terkejutnya Tyas karena ternyata yang test ada sekitar 200 orang yang rata-rata lulusan D3 dan S1.
Setelah menunggu 2 hari ternyata Tyas lolos tes kedua dan akhirnya sampai test yang terakhir. Tyas sempat pesimis setelah menunggu 1 minggu belum ada panggilan lagi tapi akhirnya setelah di tunggu-tunggu datanglah panggilan terakhir itu. Betapa senangnya Tyas dengan kedua orang tuanya, untuk mempersiapkan test terakhirnya di Bank NISP sampai-sampai ibunya meminjam baju blazer ketetangganya, dan akhirnya dia di terima bekerja di Bank NISP. Ternyata dari sekitar 200 orang yang di ambil hanya 3 0rang, salah satunya Tyas. Bekal pembinaan dari Magistra Utama yang dijalani selama satu tahun dengan ketekunan dan kesungguhan terbukti menjadi jembatan sukses dalam meraih pekerjaan terbaik. Harapan kedua orang tua Tyas, supaya Tyas dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi juga tercapai, karena Tyas mendapat beasiswa dari NISP untuk studi lanjut.di UNIV NAROTAMA
SUKSES DIRAIH DENGAN PERJUANGAN & ANTUSIASME
Selalu bersemangat dan komunikatif merupakan kesan keseharian Laily. Setelah lulus dari SMA N 2 Salatiga ,Laily melanjutkan ke Magistra Utama. Laily saat masih belajar dan berlatih di Magistra Utama terkenal sebagai pribadi yang energik dan bersemangat. Laily bertekad kuat untuk meraih sukses singkat di Magistra Utama dengan memenuhi semua standar syarat dan prosedur yang berlaku. Ketika Laily mengikuti program magang (on the job training), dia selalu menunjukkan sebagai karyawan yang unggul dan selalu displin. Sikap dan kepribadian profesional Laily adalah pintu untuk meraih keberhasilan dalam meraih pekerjaan. Laily berhasil mengalahkan ratusan pelamar perusahaan penerbangan besar di Indonesia, yaitu di PT. GARUDA INDONESIA.
Sukses laily menjadi referensi dan motivasi bagi kedua adiknya; Mufidatul Husayanti dan Mufidatul Husna. Baik Yanti maupun Husna, begitu aktif dan bersungguh-sungguh dalam setiap proses belajar dan berlatih. Sehingga, Mufidatul Husayanti sukses mendapatkan pekerjaan pertama di Gombel Golf. Dan Mufidatul Husna berhasil meraih pekerjaan pertama di PT Indomarco Prismatama. Sukses ketiga bersaudara ini diraih dengan penuh perjuangan dan antusiasme. Bahkan, persaingan ketat saat mengikuti rekrutmen dan seleksi karyawan, mereka hadapi dengan gigih dan penuh percaya diri. Mereka yakin bahwa keberhasilan adalah milik mereka yang bersedia belajar dan tidak pernah takut kegagalan. Kegagalan adalah pintu untuk meraih sukses berikutnya.....
SEMANGAT & SPIRIT SEBAGAI PEMENANG
Ganang Teguh Supramuja. Alumni SMA N Jogonalan Klaten, setelah lulus meneruskan belajar di Magistra Utama mengambil Program Keahlian Perhotelan dan Pariwisata. Sejak periode II Pendidikan dan Pelatihan di Magistra Utama, Ganang mengikuti kegiatan Casual/menjadi Pegawai partimer di Hotel Hyatt Regency Yogyakarta. Selama proses casual dia memiliki etos kerja yang baik dan sosok yang pekerja keras serta bertanggungjawab, sehingga Ganang direkrut bekerja di Hotel Hyatt Regence Yogyakarta. Ganang meniti karirnya di Hotel Hyatt selama 3 tahun. Ganang terus berjuang untuk mencapai karir puncak dan pengalaman kerja terbaik. Selanjutnya, Ganang berhasil meraih pekerjaan ke dua di perusahaan Kapal Pesiar Holland American Line.
Sukses yang diraih Ganang adalah berkat kesungguhannya untuk mengikuti Proses Pendidikan & Pelatihan di Magistra Utama. Sukses Ganang juga menjadi menjadi inspirasi dan motivasi ke dua adiknya; Ani Suprapti dan Ana Muria, untuk memutuskan belajar dan berlatih di Magistra Utama. Ani Suprapti memilih Program Keahlian Administrasi Perkantoran & Ekspor Impor, sekarang bekerja di PT. Supralita dan Ana Murnia juga Program Keahlian Administrasi Perkantoran & Ekspor Impor, meraih pekerjaan pertama di PT. Arina (Nestle) .
Keberhasilan tiga bersaudara, Ganang, Ana dan Ani menjadi persembahan yang membanggakan bagi kedua orang tua. Sukses ternyata begitu mudah dan sukses adalah milik mereka yang bersungguh sungguh dan tangguh dalam menghadapi tantangan dan kesulitan. HEBAT MAGISTRA UTAMA!!!!
SUKSES HANYA MILIK MEREKA YANG BERANI MEMPERJUANGKAN
DAN MEREBUTNYA DENGAN KEGIGIHAN
Pemuda Madura yang satu ini merupakan sosok pemuda yang pantas jadi panutan, dengan sikap dan perilakunya yang santun dan bersahaja, Puspa Diarto mengikuti pendidikan di Magistra Utama Malang dengan tekun, hampir tidak pernah dia absen dalam setiap mengikuti proses pendidikan baik di kelas maupun di laboratorium keahliannya. Berbekal pengalaman yang dia dapatkan di Magistra Utama, lulusan SMK NEGERI 2 PAMEKASAN ini berhasil meraih pekerjaan pertamanya di Hypermart Matos sebagai karyawan kontrak harian, selanjutnya ketika ada rekrutemen dari PT. Green Field Indonesia (Perusahaan Susu Real Good), alumni Magistra Utama dari program Manajemen Informatika ini pun berhasil lolos, Dia menyelesaikan kontraknya selama 2 tahun sambil studi lanjut di STIE PEMNAS Indonesia. Saat ini berbekal pengalamannya dia pun mendirikan usaha mandiri yaitu CV. Puspa Dirgantara (General Supplier and Trading), dan menjabat sebagai Direktur Utama, pengalaman kerjanya menghantarkan dia menjadi wirausahawan yang sukses di usia muda sambil meraih jenjang sarjana.
S-1 BISA DILAKSANAKAN KAPAN SAJA
YANG PENTING ADALAH MENDAPATKAN PEKERJAAN TERLEBIH DAHULU
Pendidikan SLTA-nya, ia tamatkan di SMAN 2 Ngawi. Berbeda dengan teman-temannya kebanyakan melanjutkan ke perguruan tinggi, dia lebih memilih melanjutkan belajar ke MAGISTRA UTAMA karena baginya melanjutkan kuliah ke jenjang S-1 bisa dilaksanakan kapan saja, yang penting sekarang adalah memiliki ketrampilan dan bisa secepatnya bekerja.
Selama belajar di MAGISTRA UTAMA, dia aktif mengikuti unit aktifitas English Conversation Club (ECC). Belajar, berdiskusi adalah hal rutin yang dia lakukan guna meningkatkan kemampuan bahasa inggrisnya. Prestasi dia yang membanggakan adalah juara II lomba English Debate Contest di Surabaya pada tahun 2002. Banyak surat lamaran yang dia kirimkan, salah satunya ke perusahaan multi nasional, PT. Chief Samsung Jedang Pasuruan, dimana dia berhasil menyelesaikan berbagai tahap tes namun saying dia gagal di tes tahap akhir. Bagi dia, kegagalan adalah hal yang biasa, tetapi yang terpenting adalah bagaimana belajar dan bangkit dari kegagalan itu sendiri.
Selepas belajar di MAGISTRA UTAMA, dia memutuskan ikut standby program yang disediakan Magistra Utama, adalah keputusan yang tepat karena dengan mengikuti standby program akan semakin mendekatkan, mematangkan dan mempercepat dia mendapatkan informasi lowongan kerja. Benar saja, tidak sampai 3 bulan mengikuti standby program, dia dipanggil mengikuti seleksi karyawan di PT> YAMAHA ELECTRONICAL MANUFACTURING INDONESIA, sebuah perusahaan PMA Jepang yang ada di Pasuruan. Dengan bekal kematangan, pengalaman dan ketrampilan yang dia miliki tanpa susah payah akhirnya ia berhasil diterima kerja sebagai staff accounting sampai sekarang. Ditengah-tengah kesibukannya bekerja dan guna mendukung pekerjaannya, dia melanjutkan kuliah disebuah perguruan tinggi di jurusan akuntansi. Sebuah keyakinan awal yang terbukti benar, bahwa S-1 bisa dilaksanakan kapan saja yang penting adalah mendapatkan pekerjaan terlebih dahulu kemudian studi lanjut dengan biaya sendiri.